Rabu, 14 Mei 2014

Tidak Sia-Sia Mengikut Yesus Kristus

Standard



Syalom....
Baca: Ulangan 28:1-14.
"Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar." (Ulangan 28:6).

Sekali lagi firman Tuhan menegaskan: upah bagi setiap orang percaya. Mari camkan itu baik-baik. Musa rela meninggalkan segala kesenangan duniawi demi memenuhi panggilan Tuhan dalam hidupnya. Begitu juga rasul paulus yang berani berkata:
"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan." (Filipi 1:21), dan:
"Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus." (Filipi 3:8).

Ada pula upah yang disedikan Tuhan bagi setiap orang percaya itu memiliki dua dimensi waktu yaitu,
DIMENSI HARI INI; Saat kita masih hidup di dunia, dan,
DIMENSI YANG AKAN DATANG; setelah kita meninggalkan dunia ini.Upah yang tersedia bagi setiap kita orang percaya, diantaranya adalah:
1. Beroleh jawaban doa.
Tuhan Yesus berkata, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." (Yohanes 15:7). Janji Tuhan adalah YA dan AMIN. Bila saat ini kita sedang mengalami pergumulan yang berat, berserulah kepada Tuhan, maka Ia akan menjawab dan menolong kita.
2. Kehidupan kita dipulihkan.
Tertulis: "Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan, Allahmu." (Ulangan 28:2) dan "Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia," (Ulangan 28:13).
3. Menjadi berkat bagi sesama.
Di katakan, "Dan kalau dahulu kamu telah menjadi kutuk di antara bangsa-bangsa, hai kaum Yehuda dan kaum Israel, maka sekarang Aku akan menyelamatkan kamu, sehingga kamu menjadi berkat. Janganlah takut, kuatkanlah hatimu!" (Zakharia 8:13). Karena penebusan Kristus di atas kayu salib, kita diselamatkan dan menjadi orang-orang yang berkemenangan, karena segala kutuk telah dipatahkan di dalam Dia.
4. Kita akan memerintah bersama Kristus.
"Lalu aku melihat takhta-takha dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah: yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun." (Wahyu 20:4).

Saudara/i-ku, apa pun yang terjadi dalam hidup kita, janganlah meninggalkan Tuhan, karena besar upah yang menanti bagi kita yang tetap setia sampai pada masa kesudahannya!!

Tuhan menyertai dan memberkati kita semua...amien**

IMAN yang mampu Mengatasi Masalah !!

Standard
 




Hujan turun dengan lebat pagi hari itu. Anak-anak sekolah yang biasa telah berlalu-lalang di jalan pun masih belum terlihat karena derasnya hujan. Seorang ibu yang biasa menjual sayur mayur di pagi hari pun demikian. Biasanya ia sudah datang ke pasar untuk berangkat bekerja, namun derasnya hujan membuat ia harus diam di rumahnya sambil menantikan hujan reda. Ia tidak memiliki kios di pasar, jadi jika hujan dagangannya pasti basah semua. Waktu sudah menunjukkan jam 9 lewat sepuluh menit dan hujan pun masih turun dengan lebat. "Apa yang harus kulakukan dengan sayur mayur ku ya?", tanya ibu ini dalam hati. Tak heran ia gelisah. Sayuran yang sudah ia siapkan tidak bisa laku jika tidak ia jual pagi hari di pasar. Siang hari pasar tempat ia berjualan pasti sudah tutup dan besok pasti sayurannya sudah membusuk. Hujan baru reda setelah pukul sepuluh. Ia tak mungkin lagi berjualan di pasar siang hari.

Ibu ini adalah seorang anggota gereja. Ia adalah wanita yang percaya dengan pertolongan Tuhan. Ia mulai berdoa kepada Tuhan. Ia meminta supaya Tuhan buka jalan supaya sayurannya bisa terjual. Ia menanti dengan cemas. Satu jam berlalu dan akhirnya ia memutuskan tetap berangkat ke pasar. Ia terlihat aneh. Para penjual yaang lainnya sudah menutup dagangannya sedangkan ia baru membuka dagangannya. Tidak secara kebetulan, pendeta dimana ia bergereja melewati dagangannya. Segera saja mereka berbincang-bincang. Ibu ini mengeluh karena hujan pagi itu membuatnya tidak bisa berjualan. Pendeta ini dipenuhi dengan hikmat Tuhan. Ia menyarankan ibu ini supaya tidak mengeluh, namun ibu ini harus mulai berkata dengan iman bahwa dagangannya laku. Seperti apa yang disarankan pendetanya, ibu ini menumpangkan tangannya atas sayur-mayurnya dan berkata dengan lantang, "Hai kamu sayur mayur.... hari ini Tuhan datangkan pembeli baik dari timur, barat, selatan, utara! Dalam nama Yesus... semua sayuran terjual!!!" Beberapa orang yang ada di sekitar ibu ini sempat menahan tawa karena mereka heran dengan apa yang dilakukan oleh ibu ini.

Satu jam berlalu dan matahari sudah sangat tinggi. Tak ada satupun orang yang lewat menjamah dagangannya. Tak lama, ada seorang ibu yang datang ke tempat ia berdagang dan hendak membeli sayurannya. Mengapa ibu pembeli itu membeli sayurannya? Ternyata ia baru datang dari luar kota dan persediaan makanan di rumahnya habis sedangkan supermarket jauh dari rumahnya. Ia melihat masih ada penjual sayur dan ia segera membeeli sayuran yang ia butuhkan. Tak lama setelah pembeli pertama datang, ibu penjual sayur ini kembali mendapatkan pembeli lagi, bahkan ada yang datang dari tempat-tempat yang jauh. "Wah... saya sedang mempersiapkan acara keluarga dan ternyata ada sayuran yang kurang. Untung ibu masih jualan ya...," komentar salah satu pembeli yang datang.
Benar, apa yang ibu penjual sayur katakan kepada sayur mayurnya benar terjadi: semua sayuran terjual habis!

Pesan Moral:

Dalam hidup kita, kita juga harus berani memperkatakan iman kita KEPADA masalah yang sedang kita hadapi. Tuhan Yesus mengajar supaya kita jangan hanya SEKEDAR BERDOA, tetapi BERKATA KEPADA gunung masalah kita supaya gunung itu pindah. Berdoa memang baik, tetapi ada masalah-masalah yang besar bagaikan gunung yang seringkali tidak bisa kita singkirkan HANYA DENGAN berdoa saja, melainkan kita harus berani BERKATA-KATA kepada gunung tersebut supaya pindah.

Jangan hanya tahu berkata: "Tuhan, saya punya masalah yang besar". Tapi katakan dengan imanmu: "HAI MASALAH SAYA PUNYA TUHAN YANG BESAR".

TUHAN YESUS KRISTUS MENGASIHI DAN MEMBERKATI KITA SEMUA...AMIN^^

7 Teladan Yesus

Standard





Ketika di dalam kehidupan nyata umat kristen menemui berbagai penghinaan dan ketidak adilan karena mempertahankan iman kekristenan, maka ada tujuh teladan yang dapat kita ikuti agar kesabaran dan kerendahan hati berlimpah dalam kehidupan :

1. Penderitaan-penderitaan"sebab untuk itulah kamu dipanggil , karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu supaya kamu mengikuti jejak-NYA". (1 Petrus 2:21) karena ... "Lalu Yesus berkata kepada murid2-NYA : Setiap orang yang mau mengikuti AKU, ia harus menyangkal dirinya, memikul salib dan mengikut AKU".

YESUS telah menunjukkan kepada kita bahwa IA telah menerima penderitaan2 sebelum kita dan kita sebagai umat pengikut KRISTUS juga akan menderita karena YESUS. Tidak perlu kita merasa sakit hati, YESUS menderita lebih dari kita dan IA telah menunjukkan kasih-NYA kepada orang yang mengakibatkan penderitaan maka kita juga tidak perlu sakit hati dan menunjukkan kasih pada mereka.

2. Tidak berdosa"orang menempatkan kuburnya diantara orang-orang fasik, dan dalam mati-NYA IA ada diantara penjahat2, sekalipun IA tidak berbuat kekerasan dan tipu daya tidak ada dalam mulut-NYA". lalu dikuatkan oleh surat 1 Petrus 2:22 "IA tidak berbuat dosa dan tipu tidak ada dalam mulut-NYA".

YESUS telah menunjukkan kepada kita bahwa meskipun penderitaan menghampiri kita, maka kita sebagai umat KRISTUS tetap menjaga hati dan pikiran kita agar tidak berdosa. YESUS adalah TUHAN, kita adalah manusia yg tak lepas dari dosa, maka dengan berdoa dan mengucap syukur, TUHAN akan menjaga kita dari dosa2 dunia.

3. Tidak pernah menipu"IA tidak berbuat dosa dan tipu tidak ada dalam mulut-NYA".(1 Petrus 2:22).

Hendaknya kebenaran ada dalam diri kita meskipun penderitaan menghampiri, sama seperti YESUS tidak pernah berbicara kebohongan ketika dianiaya dan disalib.

4. Tidak pernah membalas pada saat dicaci maki"Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk" (Roma 12:14) dikuatkan oleh perkataan YESUS sendiri "Tetapi AKU berkata kepadamu: kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu, karena dengan demikian kamu menjadi anak2 BAPA-mu di surga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar". (Matius 5:44-45).

hal tidak membalas caci maki merupakan hal yang paling berat untuk dilakukan sebagai umat manusia. sebagai manusia biasa kita selalu tergoda untuk membalas segala sakit hati kepada mereka. namun dengan keteguhan dan ketekunan hati, YESUS telah merubah sakit hati tersebut menjadi kebahagiaan yang utuh tak kurang suatu apapun melalui satu ujian (ujian kerendahan hati).

5. Sabar di dalam ancaman"Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan dan bertekunlah dalam doa". (Roma 12:12) karena YESUS sendiri mengatakan "Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu". (Lukas 21:19)

Teladan bersabar di dalam ancaman merupakan esensi dalam ajaran kristen yaitu YESUS menunjukkan kasih-NYA kepada musuhnya dan kehidupan yang dijanjikan-NYA adalah kehidupan kekal. begitu indah dan abadi.

6. Menyerahkan segala hal kepada ALLAH"Ketika IA dicaci maki, IA tidak membalas dengan mencaci maki, ketika IA menderita IA tidak mengancam, tetapi IA menyerahkan kepada DIA yang mengadili dengan adil". (1Petrus 2:23)

Ketika manusia terjebak dalam pederitan yang tiada habisnya, maka satu teladan yang patut kita contoh dari YESUS adalah menyerahkan segala perkara kita kepada TUHAN karena IA yang empunya hidup akan menyelesaikan segalanya dengan adil. maka jangan takut berada dalam penderitaan karena kita umat kristen mempunyai ALLAH yang kuat, ALLAH yang hidup, ALLAH yang adil.

7. Kebenaran dalam Iman"IA sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-NYA di kayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa , hidup untuk kebenaran. Oleh bilur2-NYA kamu telah sembuh". (1Petrus 2:24)

Penebusan dosa yang dilakukan YESUS adalah inti kebenaran pengajaran-NYA, kebenaran yang mutlak, kebenaran yang tidak terbantahkan supaya kita sebagai umat kristen tidak sia-sia mempercayai YESUS adalah juru selamat manusia dan kita menerima anugerah keselamatan abadi dan bukan kematian kekal.






Team-Nya Tuhan Yesus

Standard



Team yang baik adalah jauh lebih baik dari kehebatan individu. Di dalam team yang baik seseorang tidak pernah melihat dirinya lebih hebat dari anggota team yang lain. Tetapi team yang baik akan selalu melihat bahwa semua anggota team sama pentingnya untuk mencapai tujuan yang lebih baik.

Team yang baik adalah bagaikan satu tubuh yang mempunyai fungsi yang berbeda-beda tetapi sama-sama penting. Jantung tidak boleh mengatakan bahwa dia lebih penting dari hati atau sebaliknya. Kepala tidak boleh mengatakan bahwa dia lebih penting dari leher atau mata tidak boleh mengatakan bahwa dia lebih penting dari mulut. Semuanya adalah sama-sama penting bahkan sangat penting.

Apakah sesungguhnya arti dari kata TEAM itu? TEAM terdiri dari 4 kata yaitu T-E-A-M. T adalah Together, E adalah Everybody, A adalah Achieve dan M adalah More.

Jadi TEAM adalah setiap orang secara bersama-sama berusaha mencapai tujuan yang lebih baik. Kita tentunya pernah melihat "sapu lidi". Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dari sapu lidi ini.

1. Sapuh lidi terdiri dari beberapa lidi pilihan. Semakin banyak lidi itu digabung semakin kuat tenaganya. Kalau ada di antara lidi itu yang terpisah dia akan gampang patah, selain gampang patah dia juga berbahaya karena bisa menusuk bagian tubuh atau mata si pemakai dan orang di sekitarnya.

2. Sapu lidi bagian ujungnya harus dipotong rata. Tujuannya adalah agar kotoran atau sampah yang dibersihkan hasilnya maksimal. Sebab jika ujungnya tidak rata maka sampah yang disapu tidak terarah alias lari ke kiri dan ke kanan kemudian ujung yang lebih panjang itu akan lebih gampang patah.

3. Sapuh lidi harus diikat rapi dan kuat agar tetap menyatu dan kuat. Sebab bilamana lidi-lidi itu berserakan maka tidak ada gunanya, melainkan akan dibuang dan bergabung menjadi sampah.Kita adalah lidi-lidi yang dipilih oleh Allah. Sebagai lidi-lidi pilihan Allah kita harus bersatu padu agar kita menjadi kuat. Pepatah Indonesia mengatakan “Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.” Sebagai lidi-lidi pilihan Allah kita juga harus memotong ego pribadi atau nafsu untuk menonjolkan diri kita sendiri. Apapun status kita di dunia ini, kaya atau miskin, pintar atau bodoh, pejabat atau rakyat biasa, kita adalah sama di hadapan Allah. Sebagai lidi-lidi pilihan Allah, yang telah dipersatukan oleh Allah melalui kematian anak-Nya Yesus Kristus kita diminta untuk menjadi TEAM yang baik didalam pekerjaan-Nya.

Di pinggir pantai biasanya tumbuh pohon kelapa dengan buah yang banyak. Pohon kelapa adalah satu pohon yang mempunyai akar kecil yang biasa disebut akar serabut. Tetapi sekalipun pohon ini mempunyai akar yang kecil, dia tetap berdiri tegap bahkan selalu mengarah ke lautan luas seakan-akan menantang angin laut yang keras yang selalu menerpanya dari segala penjuru oleh karena akar-akar kecil itu secara bersama-sama masuk ke dalam pasir dan juga ke sela-sela batu karang.

Yesus berkata di dalam Yohannes 17:21. Hendaklah kamu satu sama seperti Aku satu dengan Bapa-Ku yang di sorga. Marilah kita bersatu, marilah kita bentuk team yang baik. Kita adalah lidi-lidi yang sudah dipilih oleh Allah dan kita adalah pohon kelapa yang kuat karena kita semua bekerjasama dan bukan sama-sama kerja. Amin.~


God Bless us.~

Bahagia Bersama Tuhan

Standard


Kebahagian selalu dicari manusia di mana-mana. Ada yang merasa bahagia dengan jabatannya, ada yang bahagia dengan kekayaannya. Yang menjadi pertanyaan ialah apakah sebenarnya ada kebahagiaan di muka bumi ini? Sebab kita semua tahu bahwa dewasa ini ketidak adilan ada di mana-mana, dan umumnya yang mengalami ketidakadilan adalah mereka yang secara sosial ekonomi hidupnya lemah, sedang kepedulian mereka yang kuat tidak ada sama sekali atau hanya sekedar slogan. Lalu apakah mereka yang lemah ini biasa hidup bahagia?

Tapi syukur dan terjpujilah Allah Bapa kita di dalam Tuhan Yesus Kristus, Dia sangat memperhatikan orang-orang yang tertindas, seperti halnya pengalaman Daud inilah ungkapan hatinya: “Orang fasik mengintai orang benar dan berikhtiar membunuhnya: TUHAN tidak menyerahkan orang benar itu ke dlm tangannya,..”(Mazmur 37:32,33a). Dan “demikian TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan.” (Mazmur 9:10).

Demikian juga dalam hidup kita, seringkali kita alami berbagai penderitaan: dalam pelayanan, study, bisnis, dan mungkin juga di antara kita ada yang terkucil dan tersisihkan dari lingkungan keluarga, bahkan gossip, penghinaan terhadap reputasi kita, namun kita tak berdaya karena kita tak mampu membela diri. Hanya hati kita yang menjerit kepada Bapa mohon keadilan, pembelaan & perlindunganNya.


Kita semua tidak mau bersikap munafik, berpura-pura, bohong dan menipu. Maka menjadi masalah bagi kita ketika kita dinasehatkan agar selalu bersikap gembira walaupun kita sedang sedih. Kita bertanya, “Bagaimana kita harus tersenyum dan bersikap gembira sedangkan perasaan kita tidak begitu?” Tetapi Tuhan memberikan jawab yang memuaskan bagi kita yaitu:

Bila kamu menyadari bahwa Yesus berada dalam hatimu, itu bukan kamu, tetapi kebahagiaanNya yang Anda tampilkan dalam wajah riang dan senyum bahagia. Bukanlah sifat munafik untuk menampilkan wajah ceria ketika kamu sedang sedih, kamu tidak berpura-pura, karena kebahagiaan Tuhanlah yang kamu tampilkan.

Jadi kamu tidak bersifat munafik menampilkan keceriaan di wajah kamu sementara dalam hatimu kamu tidak merasa bahagia. Sebaliknya, kamu adalah contoh yang baik yang menunjukkan bahwa Yesus bersinar melalui kamu. “Tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.” (Galatia 2:20)


Firman Tuhan juga menasihatkan: “Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka ia akan memelihara engkau! tidak untuk selama-lamanya dibiarkannya orang benar itu goyah.” (Mazmur 55:23). Dan pula kata Tuhan: “janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: pembalasan itu adalah hakKu, Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan,” (Roma 12:19).

Karena itu, diwaktu kita mengalami kesesakan seberat apapun, jangan mencari pertolongan pada manusia atau yang lain. Sebab bukan kelepasan yang kita peroleh, tapi kekecewaan. Sandarkanlah semua kekuatiranmu kepadaNya, dan perteguh iman percayamu hanya kepada Dia. Amin.~